Jumat, 27 Februari 2026

Kamu Berbakat Menyenangkan Orang

Kamu sadar kan
Sadar banget, kamu punya bakat menyenangkan orang
Membuat orang selalu nyaman saat bersamamu

Aneh, kalau kamu tiba-tiba cuek dan tak peduli lagi
Orangnya ada di satu ruangan yang sama, bahkan ada di depanmu
Tak pernah lagi terlihat
Kayak matamu dan dirimu punya screening yang kuat

Kamu tuh baik banget
Hatimu lembut
Tanpa menuntut pembalasan yang sama
Cukup bagimu membuat semua orang bahagia dan bersemangat menjalani hari-harinya

Lalu siapa yang nyemangatin kamu
Aku saja kalah energi dan frekuenai
Tapi dia bisa mengimbangimu
Mampu handle dirimu
Treatment kamu dengan baik

Kamu menjadi partner penting dalam kehidupannya
Kamu spesial untuknya
Waktunya yang sangat amat berharga itu, rela dia tinggalkan untukmu

Itu kah yang mereka bilang jodoh?

Jumat, 20 Februari 2026

Kata Yang Ia Ucapkan Hanya "Syukulah"

Syukurlah
Dia baik-baik saja
Dia masih sendiri dalam perjalanan hidupnya
Dia masih mengenal dan mengingatmu dengan baik

Seketika aku flashback
Kebersamaan setengah tahun bersamanya
Hanya rekan yang saling mendukung
Kok bisa aku tidak kepikiran kalau selama ini aku ternyata diam-diam jatuh hati padanya

Detik itu
Aku terganggu dengan kehadiranmu
Aku tak ingin dia tahu apa yang sebenarnya kamu rasa
Dari cerita kalian berdua dan tatapan mata kalian
Ada rasa ketertarikan satu sama lain yang kuat

Aku tak ingin
Kebersamaanku dengannya berubah
Berjarak merenggang dan menjauh karena kehadiranmu

Tanpa pikir panjang
Aku langsung menghampirinya
Memastikan hatinya tertuju kesiapa

Dia yang keras kepala itu
Dia yang suka mengangap seisi dunia perhatian padanya
Bisa-bisanya dengan mudah beneran membuat orang jatuh hati padanya
Tak terkecuali aku

Malam ini terlalu larut
Dia tak merespond semua jalur komunikasi
Aku paksa orang rumahnya untuk mengizinkan aku bertemu
Akhirnya ia terpaksa menemuiku
Dengan nyawanya yang belum sepenuhnya kumpul

Ada hal mendesak apa
Yang membuat dia harus banget ketemu aku
Kerjaan kami sedang tidak ada kerjasama
Kalaupun ada, masih bisa besok pagi didiskusikan
Celotehmu dengan mata tertutup

Kenapa di mata dan otakku kamu cute
Mungkin aku benar-benar sudah gila
Aku tenangkan hatiku dan berbicara perlahan
Menyatakan aku jatuh hati dan serius inginkan dirimu jadi partner hidupku
Aku tak punya janji, aku hanya punya tindakan yang akan membuktikan aku adalah orang yang tepat untukmu

Kamu semakin bingung
Ini antara mimpi dan kenyataan
Aku tulus menyampaikan
Kamu memang selalu cuek tak pernah perhatian
Dan berlalu begitu saja

Besoknya
Seperti tak ada apa-apa
Kamu datang ke workshopku membawa 2 gelas ice coffee
Dan sekotak nasi
Sarapan katamu, bangun dan jangan bermimpi hari sudah pagi
Sambil pergi membawa salah satu gelas ice coffee

Setengah kecepatam cahaya
Aku berlari memastikan kamu tidak bisa meninggalkan ruangan
Semalam yang aku katakan jujur, apa adanya
Coba kamu tanya pada hatimu, ada siapa di sana yang bertahta

Aku tak berani sebut namanya
Karena aku tak terlalu percaya diri
Setengah tahun melawan setengah abad

Kamu tanya aku sakit apa
Seketika berulah dan belum juga kembali normal
Dihatimu hanya ada Tuhan Yang Maha Esa
Bersama denganku adalah sebuah hal yang tak perlu dipikirkan
Kamu menikmati kesendirianmu

Dan kalaupun kamu ingin bersandar orangnya bukan aku

Sakit
Tapi nyata
Dan aku sudah tahu itulah kamu
Dengan spontanitasmu


Senin, 16 Februari 2026

Waktu Dia Berubah adalah Waktu Yang Tak Ku Harapkan

Bagaimana tidak
Tiba-tiba dia tidak tertarik lagi
Dengan semua topik pembicaraanku
Tidak penasaran lagi dengan aktivitasku

Dia lebih memilih sendiri
Berdamai dengan waktu
Berdiam tanpa ekspresi juga pikiran yang membebani
Seketika dia jadi sosok yang bebas
Lepas dari semua takut dan khawatirnya

Dia berubah
Berubah tak sesuai harapanku
Dia tidak lagi menggantungkan hidup dan keputusannya
Bahkan sekedar mengharapkan waktuku untuk bertukar pikiran

Dia bukan tidak menghargaiku
Dia hilang respect terhadapku
Dia muak
Dia marah, kecewa, sedih jadi satu

Dia selalu paham
Dalam setiap pertemuan akan ada perpisahan
Dia terlalu mengerti
Untuk bertubi-tubi dianggap sebelah mata

Dia tidak lari
Dia masih bertahan berdiri disini
Dia bermaksud untuk tetap membersamai
Tapi dia sudah mati rasa

Dia ingin memastikan jalanmu baik
Hidupmu lurus
Dan segera temukan orang yang ingin kamu bentuk itu
Karena dia sudah menyerah
Tak bisa penuhi ekspektasimu

Minggu, 15 Februari 2026

Semenjak Mengenalmu Aku Jatuh Hati

Semenjak mengenalmu
Aku jatuh hati
Ada cahaya dimatamu
Auramu pun terasa berbeda

Mungkin karena egoismu
Kamu terlalu menikmati duniamu
Kamu tahu garis takdir yang tak akan tertukar
Tanpa khawatir kamu melihat hari esok

Mungkin karena kerasnya kepalamu
Fokusmu hanya di hari ini, dirimu lebih baik dari hari lalu
Atau bila hari ini, lelah setidaknya kamu tak menyiakan waktu
Senyum itu selalu mengembang diwajahmu

Mungkin karena kamu tahu betul rasa sakit dan terluka
Kamu tak biarkan siapapun ambil alih arah berpikirmu
Kamu tak menyesal dengan pilihamu dan kamu belajar untuk bertanggung jawab atas pilihanmu

Kamu wanita tangguh
Tak ada kata menyerah dalam darahmu
Terlahir sebagai pejuang tak mengentarkan nyalimu

Kamu lebih sering penasaran
Seberapa jauh dunia mengujimu
Bahkan aku yang semenjak hari itu terkagum-kagum oleh tingkahlakumu
Tak terlihat diujung pelupuk matamu

Ternyata hidupmu sudah penuh cinta dan kasih sayang
Kamu selalu dikelilingi hangatnya pelukan dan perhatian
Caramu memandang dunia dan memperlakukan orang
Seperti yang aku idamkan

Tuhan, kuatkan hambaMU yang lemah ini untuk menjadi layak dan bermanfaat mendampingi sisa hidupnya
Berpartner sedunia dan seakhirat serta sesurga dengannya
HambaMU yang telah Engkau jaga dengan penuh hormat
Izinkan hamba menjadi imam dalam ibadahnya kedepan
Bersama-sama kami membangun keluarga yang sakinah mawaddah warahmah atas ridhoMU YA ALLAH


Senin, 02 Februari 2026

Sudah Puaskah Kamu Pergi & Mengejar Mimpi

Sudah puaskah kamu
Berlari ke sana kemari
Menjelajahi dunia
Mengejar mimpi-mimpi

Belajar seluas-luasnya arti kesuksesan
Mengimplementasikan ilmu sabar dan kebijaksanaan
Sampai kamu paham betul
Bahagia itu, kamu yang ciptakan

Tombol on dan tombol off kehidupanmu
Sepenuhnya ada di dirimu
Milikmu
Tapi tetap hak prerogratif Tuhan Yang Maha Kuasa

Sini pelukku akan tetap dan selalu jadi rumah ternyamanmu
Rasa ingin tahumu untuk mengeksplor bumi dan langit ini, sangat luar biasa

Istirahatlah sejenak
Ada aku tempat kamu pulang
Bersandar padaku ceritakan semua pengalamanmu
Akan kudengarkan sampai kamu jatuh tertidur

Semua orang bak ringkasan buku pelajaran
Kamu menikmatinya
Bertemu, mengenal dan berteman dengan mereka

Egoiskah aku
Yang meminta waktumu seumur hidup bersamaku
Jadikan aku partner hidupmu
Bersama kita bangun keluarga sakinah mawadsah warohmah itu
Tanpa bermaksud menghentikan langkahmu