Jumat, 30 Oktober 2026

Menjadi Nirempati dan Keras Kepala

Situasi ini tak pernah terbayangkan
Yang satu tidak berperasaan dan satunya lagi keras kepala
Bahasa komunikasi macam apa ini
Bila cinta melindungi cinta
Kalian mendadak menjadi dua orang berbeda

Melepaskan semua yang tak pernah dimiliki dari awal
Bukankah cinta itu memang tumbuh dan harus terus dijaga
Mengapa di saat sedang merekah harus seditik saja lulu tak berbekas
Hilang semua rasa yang pernah ada

Emosi sesaat kah?

Penilaian kalian satu sama lain
Masih sangat baik
Kenangan terindah katanya
Berarti kebersamaan itu pernah nyata kan

Pupuk lagi, sembuh dan tumbuhkan lagi
Masih belum terlambat
Jangan sampai terlalu berjarak dan tersesat

Penyesalan itu, sudah kalian rasakan

Jumat, 09 Oktober 2026

Hai Manusia Asing

Hai manusia asing
Manusia yang dahulu kala dengan baik, setia, tulus dan kasih sayangnya membersamai perjalanan hidup ini
Sedekat itu
Se so sweet itu
Sampai aku terbiasa dengan adanya kamu dihidupku
Dan tak pernah berfikir hari tanpa kamu

Diam-diam kamu memendam
Dan memberi batas waktu pada dirimu sendiri
Sampai kapan manusia ini tidak bersyukur atas upaya terbaikmu
Bukan sedih
Bukan lelah, apalagi kecewa

Ya, sudah berakhir saja
Detik itu
Tanpa kata
Tanpa rasa
Tak ada lagi waktu dan ruang masa itu dan masa depan

Dan aku terbiasa mengira semua akan baik-baik saja
Kamu hanya butuh waktu untuk menepi
Tak ada upaya terbaikku
Karena semua barangmu masih ada

Siapa yang tahu
Kamu pergi tanpa membawa apapun
Tak menginginkan semua barang yang dahulu kamu impikan
Semua itu hanya masa lalu yang tak lagi berarti
Apakah itu termasuk aku?

Wow, seketika aku tersadar
Semua semua nasi sudah menjadi bubur

Dan hebatnya kamu
Bisa memulai lembaran baru dari awal
Dengan tenang, berani, dan berdikari

Mereka mengira hubungan kita masih baik-baik saja
Tak ada kata negatif yang keluar dari mulutmu tentang aku

Penyesalan itu memang datangnya belakangan

Bertemu dan menyapamu pun aku segan
Namun tetapku lakukan
Dan ini dirimu, bisa profesional untuk kerjaan
Di luar waktu kerja kita kembali jadi orang asing

Melihatmu sehat, bahagia dan terus berkarya sudah lebih dari cukup
Karena aku juga tak kompeten untuk membersamaimu

Sabtu, 05 September 2026

Bagaiman Orang Tidak Iri Denganmu

Bagaimana orang tidak iri denganmu
Kamu hidup dikehidupanmu
Kamu selalu menemukan cara menikmati setiap detiknya
Membuatnya tidak terlalu sulit, menakutkan ataupun terlalu bahagia

Rasa syukurmu
Cinta kasih tulusmu
Lembutnya kasih sayangmu
Selalu memancarkan kebahagiaan dan energi baik untuk semua orang yang kamu temui

Cukup
Batas
Dan prinsip
Kamu bukan manusia pada umumnya

Sabtu, 29 Agustus 2026

Bahagianya

Hidupnya tidak mudah
Akan tetapi hatinya kuat
Dan sangat penyayang
Yang paling ikhlas serta sabar tak bertepi

Hidupnya mode survival
Dia menanggung banyak hal
Dipundaknya semua amanah itu dipikul setulus hati

Dia tidak pernah mengeluh
Dia tidak meminta dunia memahaminya
Satu pintanya sehat dan bahagiakan semua orang di sekitarnya


Senin, 24 Agustus 2026

Dia Paling Tak Bisa Kalau Semua Tentang Kamu

Seharusnya kamu paham
Dia paling tak bisa kalau semua sudah tentang kamu
Sebaiknya kamu segera sadar
Dia paling tak bisa jika kamu langsung yang minta

Ya
Kalian kenapa ya
Biasa sejauh ini
Saling tarik dan ulur
Bukannya bersama dan saling melengkapi
Tapi selalu saling jaga dari jarak yang kalian tak coba lewati batasnya

Kamu tak minta pun dia selalu berusaha memberikan
Apalagi kamu langsung yang berucap, gercep dia penuhi
Meski kalian tak saling bicara
Namun kalian pasti selalu ada dan saling menjaga meski dari kejauhan

Buat kita para penonton ini
Gemes banget
Orang tinggal bertemu dan bersatu
Kita gak tahu apa yang pernah terjadi diantara kalian

Seperti ini pun
Saling support sudah cukup baik

Kamis, 20 Agustus 2026

Hanya Memastikan

Entah berapa kali, kamu memastikan
Apakah yakin dengan jalan yang ku tempuh?
Berulang kali, kamu menanyakan
Apa tujuan yang sebenarnya ingin ku dicapai?

Menurutmu semuanya mustahil
Tapi aku paling pantang mendahului takdir

Berkali-kali kamu meyakinkan
Beneran gak ada strategi, selain usaha dan keyakinanku?
Kamu hanya memastikan aku cukup waras dan kompeten

Kenapa aku gak pernah tanya
Apakah kamu akan membersamaiku dan support suka duka perjalanan ini

Tidak pernah, satu kali pun
Baik dalam kata maupun dalam tatapan mataku
Sekali aku maju, pantang bagiku untuk mundur
Sesekali ya aku diam dan istirahat sejenak

Terima kasih sejauh dan selama ini ternyata kamu masih setia di sisi
Kamu penasaran ya, bagaimana akhir dari kisah ini
Terima kasih tanpa kamu sadari, sudah jadi memberikan dukungan luar biasa

Mungkin awalnya kamu khawatir
Lama kelamaan ini orang fix aneh bin nyeleneh
Keberuntungan selalu berpihak padanya


Dua Sudut Pandang

Kita adalah dua anak manusia
yang tumbuh dari jalan yang berbeda,
membawa luka yang berbeda,
dan belajar memahami hidup
dengan cara yang tak selalu sama.

Kau melihat dari sisi yang kau percaya,
aku melihat dari ruang yang kupahami.
Kadang kita berdiri pada satu tempat,
namun melihat arah yang berbeda.

Bukan karena aku merasa lebih tahu,
bukan pula karena aku ingin
berdiri lebih tinggi darimu.

Aku hanya sedang memberi jeda
pada logikamu,
pada sisi psikologismu,
agar mungkin suatu hari
kau dapat melihat sesuatu
dari sisi yang selama ini belum kau lihat.

Aku pun manusia.
Aku bisa salah membaca keadaan,
bisa keliru memahami perasaan,
bisa terlalu jauh menyimpulkan
sesuatu yang sebenarnya sederhana.

Namun percayalah,
aku tidak pernah bermaksud
menjadi lebih tinggi dari siapa pun.

Aku hanya sedang berusaha,
sekuat yang aku mampu,
untuk menjadi manusia
yang sedikit lebih baik
dari diriku yang kemarin.

Aku belajar bahwa menjadi dewasa
bukan tentang selalu memenangkan pendapat,
melainkan tahu kapan harus berbicara,
kapan harus diam,
kapan harus bertahan,
dan kapan harus memberi ruang.

Aku rasa,
aku cukup tahu batas langkahku—
mana yang pantas kulakukan,
mana yang sebaiknya kuhentikan,
mana yang boleh kusampaikan,
dan mana yang lebih baik
kusimpan dalam hati.

Mungkin kau dan aku
memang tidak harus melihat dunia
dengan cara yang sama.

Sebab berbeda sudut pandang
tidak selalu berarti
salah satu harus kalah.

Barangkali kita hanya perlu
belajar berdiri sebentar
di tempat satu sama lain.

Melihat dari matamu,
merasakan dari hatimu,
lalu kembali kepada diriku
tanpa harus kehilangan siapa diriku.

Dan jika pada akhirnya
kita tetap memiliki cara pandang
yang berbeda,

semoga kita tetap bisa saling menghormati.

Karena mungkin,
yang Tuhan inginkan dari pertemuan kita
bukan agar kita menjadi sama,

melainkan agar dua manusia
yang berbeda cara melihat dunia
belajar menjadi lebih bijaksana
karena pernah saling mengenal.