Sabtu, 29 Agustus 2026

Bahagianya

Hidupnya tidak mudah
Akan tetapi hatinya kuat
Dan sangat penyayang
Yang paling ikhlas serta sabar tak bertepi

Hidupnya mode survival
Dia menanggung banyak hal
Dipundaknya semua amanah itu dipikul setulus hati

Dia tidak pernah mengeluh
Dia tidak meminta dunia memahaminya
Satu pintanya sehat dan bahagiakan semua orang di sekitarnya


Senin, 24 Agustus 2026

Dia Paling Tak Bisa Kalau Semua Tentang Kamu

Seharusnya kamu paham
Dia paling tak bisa kalau semua sudah tentang kamu
Sebaiknya kamu segera sadar
Dia paling tak bisa jika kamu langsung yang minta

Ya
Kalian kenapa ya
Biasa sejauh ini
Saling tarik dan ulur
Bukannya bersama dan saling melengkapi
Tapi selalu saling jaga dari jarak yang kalian tak coba lewati batasnya

Kamu tak minta pun dia selalu berusaha memberikan
Apalagi kamu langsung yang berucap, gercep dia penuhi
Meski kalian tak saling bicara
Namun kalian pasti selalu ada dan saling menjaga meski dari kejauhan

Buat kita para penonton ini
Gemes banget
Orang tinggal bertemu dan bersatu
Kita gak tahu apa yang pernah terjadi diantara kalian

Seperti ini pun
Saling support sudah cukup baik

Kamis, 20 Agustus 2026

Hanya Memastikan

Entah berapa kali, kamu memastikan
Apakah yakin dengan jalan yang ku tempuh?
Berulang kali, kamu menanyakan
Apa tujuan yang sebenarnya ingin ku dicapai?

Menurutmu semuanya mustahil
Tapi aku paling pantang mendahului takdir

Berkali-kali kamu meyakinkan
Beneran gak ada strategi, selain usaha dan keyakinanku?
Kamu hanya memastikan aku cukup waras dan kompeten

Kenapa aku gak pernah tanya
Apakah kamu akan membersamaiku dan support suka duka perjalanan ini

Tidak pernah, satu kali pun
Baik dalam kata maupun dalam tatapan mataku
Sekali aku maju, pantang bagiku untuk mundur
Sesekali ya aku diam dan istirahat sejenak

Terima kasih sejauh dan selama ini ternyata kamu masih setia di sisi
Kamu penasaran ya, bagaimana akhir dari kisah ini
Terima kasih tanpa kamu sadari, sudah jadi memberikan dukungan luar biasa

Mungkin awalnya kamu khawatir
Lama kelamaan ini orang fix aneh bin nyeleneh
Keberuntungan selalu berpihak padanya


Dua Sudut Pandang

Kita adalah dua anak manusia
yang tumbuh dari jalan yang berbeda,
membawa luka yang berbeda,
dan belajar memahami hidup
dengan cara yang tak selalu sama.

Kau melihat dari sisi yang kau percaya,
aku melihat dari ruang yang kupahami.
Kadang kita berdiri pada satu tempat,
namun melihat arah yang berbeda.

Bukan karena aku merasa lebih tahu,
bukan pula karena aku ingin
berdiri lebih tinggi darimu.

Aku hanya sedang memberi jeda
pada logikamu,
pada sisi psikologismu,
agar mungkin suatu hari
kau dapat melihat sesuatu
dari sisi yang selama ini belum kau lihat.

Aku pun manusia.
Aku bisa salah membaca keadaan,
bisa keliru memahami perasaan,
bisa terlalu jauh menyimpulkan
sesuatu yang sebenarnya sederhana.

Namun percayalah,
aku tidak pernah bermaksud
menjadi lebih tinggi dari siapa pun.

Aku hanya sedang berusaha,
sekuat yang aku mampu,
untuk menjadi manusia
yang sedikit lebih baik
dari diriku yang kemarin.

Aku belajar bahwa menjadi dewasa
bukan tentang selalu memenangkan pendapat,
melainkan tahu kapan harus berbicara,
kapan harus diam,
kapan harus bertahan,
dan kapan harus memberi ruang.

Aku rasa,
aku cukup tahu batas langkahku—
mana yang pantas kulakukan,
mana yang sebaiknya kuhentikan,
mana yang boleh kusampaikan,
dan mana yang lebih baik
kusimpan dalam hati.

Mungkin kau dan aku
memang tidak harus melihat dunia
dengan cara yang sama.

Sebab berbeda sudut pandang
tidak selalu berarti
salah satu harus kalah.

Barangkali kita hanya perlu
belajar berdiri sebentar
di tempat satu sama lain.

Melihat dari matamu,
merasakan dari hatimu,
lalu kembali kepada diriku
tanpa harus kehilangan siapa diriku.

Dan jika pada akhirnya
kita tetap memiliki cara pandang
yang berbeda,

semoga kita tetap bisa saling menghormati.

Karena mungkin,
yang Tuhan inginkan dari pertemuan kita
bukan agar kita menjadi sama,

melainkan agar dua manusia
yang berbeda cara melihat dunia
belajar menjadi lebih bijaksana
karena pernah saling mengenal.

Bertaut Dalam Doa

Satu keyakinanku
yang tak pernah benar-benar pergi
hatiku dan hatimu masih bertaut karena Tuhan.

Bukan karena jarak yang mendekatkan,
bukan pula karena waktu yang menjanjikan,
tetapi karena ada sesuatu yang hanya Tuhan tahu alasannya
mengapa masih tinggal di antara kita.

Mungkin jalan kehidupan belum mempertemukan kita lagi,
mungkin langkah kita masih harus menempuh arah yang berbeda,
dan tubuh kita belum dipertemukan dalam satu ruang yang nyata.

Namun aku percaya,
jika Tuhan masih menitipkan namamu dalam doa-doaku,
dan entah bagaimana namaku masih hidup dalam doamu,
maka ada alasan yang belum selesai Tuhan tuliskan.

Aku tak ingin memaksa waktu, tak ingin mendahului takdir.
Aku hanya ingin percaya bahwa apa yang ditautkan oleh Tuhan tak akan pernah benar-benar hilang hanya karena jarak.

Jika memang kita ditakdirkan bertemu,
biarlah Tuhan yang memilihkan waktunya.
Dan jika suatu hari
kita kembali berdiri berhadapan,
semoga kita datang
bukan sebagai dua hati yang saling mencari,
tetapi sebagai dua hati
yang akhirnya mengerti
mengapa Tuhan membuat kita
menunggu selama ini.

Sebab satu keyakinanku tetap sama:
Hatiku dan hatimu masih bertaut karena Tuhan.
Dan selama Tuhan belum berkata “selesai”,
aku akan percaya
bahwa kisah ini masih memiliki
sebuah halaman yang belum terbaca.

Dan aku sudah tidak penasaran lagi
Waktu Tuhan adalah yang terbaik