Senin, 02 Februari 2026

Sudah Puaskah Kamu Pergi & Mengejar Mimpi

Sudah puaskah kamu
Berlari ke sana kemari
Menjelajahi dunia
Mengejar mimpi-mimpi

Belajar seluas-luasnya arti kesuksesan
Mengimplementasikan ilmu sabar dan kebijaksanaan
Sampai kamu paham betul
Bahagia itu, kamu yang ciptakan

Tombol on dan tombol off kehidupanmu
Sepenuhnya ada di dirimu
Milikmu
Tapi tetap hak prerogratif Tuhan Yang Maha Kuasa

Sini pelukku akan tetap dan selalu jadi rumah ternyamanmu
Rasa ingin tahumu untuk mengeksplor bumi dan langit ini, sangat luar biasa

Istirahatlah sejenak
Ada aku tempat kamu pulang
Bersandar padaku ceritakan semua pengalamanmu
Akan kudengarkan sampai kamu jatuh tertidur

Semua orang bak ringkasan buku pelajaran
Kamu menikmatinya
Bertemu, mengenal dan berteman dengan mereka

Egoiskah aku
Yang meminta waktumu seumur hidup bersamaku
Jadikan aku partner hidupmu
Bersama kita bangun keluarga sakinah mawadsah warohmah itu
Tanpa bermaksud menghentikan langkahmu


Sabtu, 31 Januari 2026

Tuhan, pintaku terlalu berlebihan

Tuhan pintaku terlalu berlebihan
Tapi selalu Engkau kabulkan disaat dan waktu yang tetap
Ujianku luar biasa untuk mendapatkan semua yang lebih luar biasa ini

Terima kasih atas hadiah terbaikMU
Engkau adalah Zat Yang Maha Kaya
Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Jumat, 23 Januari 2026

Aku Menjadi Tahu Kenapa Mereka Benci Senyummu

Senyummu menghangatkan
Memberikan semangat untuk tetap berjalan meski berat
Belum lagi, ucap tulus mu
Gpp setidaknya bergerak dahulu
Doamu selalu menyertai kami

Kamu belum menjadi Ibu secara langsung
Tapi jiwa dan naluri keibuanmu sudah kami rasakan
Dari gengaman pertama
Kamu tak biarkan kami jatuh sejatuh jatuhnya

Terkadang memang kamu biarkan kami explore
Meski kamu sudah memberikan saran bagaimana baiknya
Ya, kami hanya kami yang penasaran dan ingin coba sesuatu yang baru
Kamu, tak larang kami
Kamu pantau kami dari jarak yang aman
Dan benar saja, kami tenggelam
Belum teriak minta tolong, ternyata kamu sudah ada bersama kami

Tak mengerti seberapa luas sabarmu
Seberapa besar kasih dan sayangmu
Tuturmu memang tak selalu lembut
Hatimu selembut permen kapas

Pertanyaan kami 1, dibalik semua senyum dan kebaikanmu
Tak pernahkah kamu benci dan marah kepada kami?
Ketakutan kami, kamu kesal dan pergi meninggalkan kami

Minggu, 04 Januari 2026

Kata Mama, Jaga Syfa Karena Allah

Kata Mama
Aku harus jaga kamu 
Aku harus sayangin kamu
Aku harus tanggung jawab penuh atas kamu
Semata-mata karena Allah SWT

Kata Mama
Kamu perempuan hebat
Anak pertama yang tumbuh dan besar dipaksa kuat oleh keadaan
Anak yang kebanyakan orang bilang egois, padahal ia berfikir keras untuk membahagiakan banyak orang di sekitarnya

Energi feminimnya, hampir tidak terlihat
Karena semesta mengelilinginya dengan energi maskulin
Justru itu yang melindungi
Keinginannya, mewujudkan mimpi-mimpinya
Dengan mandiri ia hadapi dunia beserta isinya ini

Beruntungnya aku terhubung dengan sisi feminimnya
Dia tetap seorang wanita yang memerlukan perlindungan pria
Dia tetap anak manusia yang punya rasa khawatir akan luasnya dunia
Gelapnya malam
Dan dinginnya gunung

Siapa lagi yang bisa membuatnya percaya
Kalau masih ada seorang pria bertanggung jawab
Berani mengambil risiko untuk membersamai
Si keras kepala ini

Mama
Selalu hadir dan memberikan pelukan hangat untukmu
Memperhatikanmu layaknya anaknya sendiri
Kata Papa dahulu mama juga terbiasa sendiri
Kini mama sudah menjadi rumah untuk kita semua
Karena apa, karena kita mampu untuk saling menjaga, menghormati, menyayangi sesuai peran masing-masing

Ini PR besar aku dan kamu
Untuk membangun keluarga yang bisa saling
Dengan tujuan surganya Allah SWT

Sabtu, 27 Desember 2025

Aku Tenang Ada Dia Di Sisiku

Biasa sendiri
Biasa mandiri
Hanya sibuk memikirkan egoisnya aku

Semenjak ada dia di sisiku
Seakan aku jadi overprotective
Memastikan dia aman dan nyaman bersamaku

Senyumnya
Menjadi semangatku
Rayuan tulus doanya
Menembus langit dan memudahkan segala urusanku

Apa yang dia mau aku berikan
Karena rezekinya mengalir deras melalui aku
Tak perlu dia meminta
Apa yang ada di isi kepalanya mudah sekali aku tebak

Semua tentang makanan, jajanan, traveling dan orang-orang tersayangnya

Tak terlintas tas, baju, sepatu ataupun perhiasan dalam benaknya
Karena gak bisa dimakan kali ya

Gemez banget
Dia lucu sekali
Diusianya yang sudah tidak lagi muda
Energi dan jiwa petualangnya tak kenal berhenti

I love you sang pujaan hati

Kamis, 25 Desember 2025

Tak Bisa Kamu Ungkiri

Di matamu masih terukir jelas wajahnya
Di hatimu masih menyimpan ruang untuknya
Di pikiranmu pun masih ada harap untuknya

Sedangkan aku di sini
Berupaya keras mengetuk hatimu
Memeluk erat dirimu
Agar kamu sadar nyatanya hanya aku yang ada di sisimu
Tenang saja, akan aku buat kamu ketergantungan denganku

Kamu tak bisa kerkelit
Kamu juga tak bisa mengukirinya
Kamu ada
Hubungan kita nyata
Tapi rasa itu belum seutuhnya milikku

Dia juga lebih parah darimu
Tak bisa menyimpan rapih kenangan tentangmu
Dia bercerita seakan si yang paling tahu kamu
Dia terlihat sekali berusaha kembali mendapatkan fokus dan perhatianmu

Tentu aku harus ambil sikap
Aku menyadarkannya akan situasi dan kondisi terkini kita
Tak mungkin masa lalu bisa diulang kembali
Tak ada masa depan tanpa masa lalu
Seperti kamu, setiap orang ada masanya
Setiap masa ada orangnya

Saat ini hanya ada aku dan kamu
Dia hanya masa lalu yang datang silaturahmi
Meski hatimu masih saja bergetar saat mencuri pandang ke arahnya

Salahku Tidak Memanfaatkan Waktu Dengan Baik

Salahku tidak memanfaatkan waktu dengan baik
Salahku terlalu percaya diri, kamu selalu akan ada di sini
Salahku tak pernah ungkapkan rasa terdalam ini

Hingga adegan dewasa itu hadir
Perpisahan tanpa kata
Tanpa jejak dan tak ada lagi komunikasi
Mungkin aku tidak berusaha

Jelas, aku coba terima semua kenyataanya
Sakit tak berdarah
Rindu yang tak terbendung
Rasanya seperti mau mati, tapi aku masih hidup sampai detik ini

Awan
Dia sahabatku
Dia orang terbaik dalam hidupku
Dari satu milyar orang di dunia
Kenapa kamu harus bertemu dan bersamanya

Awan hanya melihatmu sekali
Dia cerita berjuang mati-matian untuk mendapatkan perhatianmu
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Tulus apa adanya
Bukan hanya sekedar kata, apalagi hanya halu semata

Saat ini, melihat kalian bersama
Hati kecilku tak bisa terima
Seketika aku pergi meninggalkan kalian
Tak kuasa terima kenyataan
Pahit
Getir

Esoknya, Awan datang sendiri menemuiku
Sebagai seorang sahabat
Aromamu melekat di badan Awan
Bayanganmu apalagi

Satu sisi aku bahagia untuk Awan, sahabatku
Atas kebahagiannya memperjuangkan cinta
Satu sisi aku tak terima, ada orang lain yang lebih mencintaimu dari pada aku
Terlebih dia sahabatku

Kejamnya waktu
Menyimpan tabir yang tak pernah kita mampu tebak
Waktu yang aku sia-siakan saat bersamamu
Waktu yang Awan maksimalkan untuk membersamaimu

Bukan salah aku, kamu ataupun Awan
Bukan juga salah waktu
Takdir yang tercipta untuk kita bertiga jalani